Sapi untuk Kurban dan Aturannya

Kurban menjadi salah satu kewajiban umat muslim di bulan Dzulhijah. Kurban sendiri merupakan kegiatan menyembelih hewan sesuai syariat yang kemudian diberikan kepada yang berhak menerima hasil sembelihan hewan kurban. Salah satu hewannya adalah sapi untuk kurban. Daging sapi yang didapatkan tentu tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang berkurban. Hasil sembelihan tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar yang sesuai dengan ketentuan atau syariat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui jika ingin memberikan kurban sapi.

Beberapa Hal Penting tentang Kurban Sapi



Umat muslim yang ingin berkurban dapat menentukan sendiri hewan kurbannya, kambing, sapi, atau unta. Semuanya tergantung dengan kemampuan, asalkan tetap sesuai dengan syariat. Terdapat beberapa peraturan mengenai kurban sapi, seperti berikut ini.

1. Kurban sapi 

Sapi untuk kurban dapat dibeli dengan cara patungan dengan aturan 7 orang. Hal tersebut sesuai dengan nilai sapi yang sama dengan 7 ekor kambing. Harga sapi memang lebih mahal, hingga belasan juta setiap ekornya. Terlebih untuk sapi berbadan besar dengan bobot lebih dari 200 kg, harganya terbilang mahal. Maka dari itu hanya orang mampu saja yang diwajibkan untuk berkurban. Namun jika Anda ingin berkurban hewan sapi dan belum bisa membeli sendiri, kini di masyarakat sudah bermunculan patungan hewan kurban. Patungan tersebut kebanyakan adalah untuk kurban hewan sapi. Anda bisa mengikutinya dan pahalanya tetap sama, asalkan niat Anda hanya Allah taala. 

2. Ketentuan sapi yang dikurbankan 

Dalam berkurban tentu ada aturannya agar hewan yang digunakan dalam kondisi yang baik. Hewan kurban tidak boleh yang kurus atau pun berpenyakit. Sesuai syariat, hewan kurban yang dipilih harus lah yang sehat dan memiliki bobot yang cukup. Terdapat beberapa aturan mengenai usia hewan kurban. Usia sapi untuk kurban paling muda adalah dua tahun. Jadi jika Anda ingin berkurban sapi, sebaiknya membeli sapi yang usianya sudah lebih dari dua tahun. Pilih sapi yang bobotnya mencukupi dan cermati dengan teliti karena ada beberapa penjual nakal. Seperti sapi gelonggongan yang sering ada saat mendekati hari raya idul adha.

3. Sapi yang tidak boleh dipilih

Hewan besar satu ini harus yang sehat jika ingin dijadikan hewan kurban. Ada beberapa keadaan yang membuat sapi tidak bisa menjadi hewan kurban. Salah satunya adalah berbadan kurus. Jika sapi terlihat terlalu kurus untuk ukurannya, sebaiknya pilih sapi lain. Sapi kurus tersebut harus diobati terlebih dahulu hingga sehat dan bisa mencapai bobot yang normal. Untuk kurban memang sebaiknya Anda memilih hewan yang mempunyai daging berlimpah. Hal tersebut supaya semuanya dapat kebagian dan merasakan kebahagiaan hari raya.

Demikian sekilas informasi seputar sapi untuk kurban dan juga peraturan-peraturannya. Beli lah di penjual sapi terpercaya, atau Anda juga bisa berkurban melalui lembaga sosial yang mempunyai hewan kurban yang jelas.

Komentar